Ciri Khas Kaos Polo/ Berkrah Berbahan Lacoste

Ciri Khas Kaos Polo/ Berkrah Berbahan Lacoste

Ciri Khas Kaos Polo/ Berkrah Berbahan Lacoste memiliki kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan bahan kaos polo lainya semisal cotton combed/ carded, semi cotton maupun TC. Lacoste atau katun Lacoste merupakan salah satu bahan paling faforit untuk membuat kaos polo bordir.

Lacoste merupakan bahan pembuatan kaos polo bordir yang berbahan dasar polyester, 100% cotton maupun kombinasi keduanya. Lacoste sendiri merupakan bahan yang memiliki rajutan bercorak bulat-bulat. Kaos polo/ berkrah atau ada yang menyebutnya kaos wangky merupakan jenis baju yang bisa di pakai untuk keperluan  formal, seperti untuk pakaian seragam kantor, seragam sekolah maupun seragam kerja.

Tak hanya itu saja kaos polo juga sering dijumpai untuk pakaian sehari-hari. Dalam pembuatannya, kaos polo perlu memperhatikan bahan yang di pakai karena dari penggunaan bahan sedikit banyak akan berpengaruh pada tingkat kenyamanan saat dipakai.

Serat lacoste cotton bulat-bulat
Serat lacoste cotton bulat-bulat

Bahan Lacoste

Lacoste merupakan brand yang berasal dari prancis yang memproduksi bahan dengan jenis kain berpori. Hanya saja banyak orang yang menggunakan istilah tersebut sebagai nama dari bahan yang kaos yang memiliki karakter serupa. Hal ini juga di jumpai pada kain diadora, adidas dan lotto, masing-masing jenis bahan ini juga mengadopsi brand terkenal.

Bahan lacoste juga berdeda dengan bahan kaos yang lain. Perbedaan ini terlihat pada bagian tektur pemintalannya yang mana lebih terlihat dan memiliki tekstur berpori pada luar dan dalam. Tekstur yang dimiliki juga beragam mulai dari bulat, kotak dan segitiga, namun yang beredar dipasaran lebih banyak di bulat dan kotak

Lacoste dibedakan menjadi 3 jenis komposisi bahan, yakni Lacoste Cotton (100% cotton), Lacoste CVC dan Lacoste TC. Perbedaan ini cenderung pada daya serap keringat yang mampu diserap oleh masing-masing komposisi bahan pada lacoste.

Lacoste Cotton merupakan jajaran lacoste paling nyaman saat digunakan, hal ini karena ciri khusus berbahan lembut dan mudah menyerap keringat yang di dapat dari pemakaian cotton. Tekstur pori yang dimilikinya hanya pada bagian luar sedangkan pada bagian dalam tidak memiliki tekstur berpori sehingga cocok untuk digunakan sebagai bahan kaos polo berkerah yang terkesan formal.

Lacoste CVC merupakan bahan kaos yang memiliki tekstur pori yang kebih besar dan cenderung terasa panas dibandingkan dengan bahan kaos lainya. Sedangkan untuk Lacoste TC kurang bisa menyerap keringat karena kandungan poriny yang tipis. CVC memiliki Cotton yang dominan sehingga mampu menyerap keringat lebih baik.

Begitu lihat dari karakteristik yang dimiliki oleh kedua bahan ini juga memiliki harga yang berbeda. Lacoste Cotton cenderung memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan jenis bahan lainya karena kelebihan yang dimiliki. Lacoste menjadi pilihan beberapa produsen pesan kaos bordir surabaya untuk membuat kaos dengan kerah atau polo shirt.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *